//Memahami Aturan Tendangan Penalti (Penalty Kick)
tendangan penalti

Memahami Aturan Tendangan Penalti (Penalty Kick)

Hampir semua penonton sepak bola di dunia pasti mengenal istilah tendangan penalti. Tendangan penalti adalah tendangan yang dilakukan pada titik yang berjarak 12 meter dari gawang. Kadang beberapa komentator sepak bola lebih senang menyebutnya dengan tendangan 12 pass.

Tendangan penalti atau biasa disebut dengan penalty kick biasanya akan diberikan kepada sebuah tim ketika tim lawan melakukan pelanggaran di area penalti. Selain itu tendangan penalti di beberapa kompetisi juga bisa dijadikan sebagai sistem yang digunakan untuk menentukan pemenang dalam suatu pertandingan jika skor berakhir imbang sampai babak normal ataupun babak tambahan. Istilah ini biasanya orang menyebutnya dengan  adu tendangan penalti.

Mungkin secara umum semua orang sudah tahu teknis untuk melakukan tendangan penalti. Namun perlu diketahui bahwa dalam pelaksanaan tendangan penalti ada yang perlu dipatuhi dan dicermati agar tendangan penalti yang dilakukan bisa bisa disahkan oleh wasit selaku pengadil lapangan. Berikut ini aturan – aturan yang berlaku saat dilakukan pertandingan penalti berdasarkan Law 14 FIFA.

Prosedur Penalti

  • Bola harus berada pada titik penalti
  • Pemain yang akan mengeksekusi tendangan penalti harus sudah ditentukan
  • Kiper yang akan menghadapi tendangan penalti harus berdiri di garis gawang sampai eksekutor penalti telah menendang

Aturan Untuk Pemain Selain Penendang dan Kiper

  • Berada paling dekat 9.15 meter dari titik penalti dengan posisi berada di belakang titik penalti
  • Berada di area lapangan dan di luar kotak penalti

Aturan Menendang

  • Penendang penalti harus menendang bola ke depan, hal ini memperbolehkan penendang penalti untuk menendang dengan cara backheel asalkan bola mengarah ke depan
  • Setelah menendang bola, penendang tidak diperbolehkan menendang lagi sampai bola disentuh pemain lain
  • Tendangan penalti dinyatakan selesai bila bola berhenti bergerak, keluar dari permainan atau wasit berhenti bermain karena pelanggaran apapun (hanya saat adu tendangan penalti)